Senin, 27 Oktober 2014

Photoshop




1.        Pengertian Photoshop
Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe System yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotograferdigital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4, versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5, dan versi yang terakhir (ketigabelas) adalah Adobe Photoshop CS6.Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
a.        RGB color model
b.        Lab color model
c.         CMYK color model
d.        Grayscale
e.        Bitmap
f.          Duotone
Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
a.         PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
b.        PSB adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB.
c.         PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

2.        Komponen – komponen Dalam Photoshop
Berikut ini adalah tampilan dan penjelasan fungsi toolbox pada photoshop CS4:
Tampilan tool :
Gambar 2.1 (tool photoshop CS4)



Penjelasan tool:
a.        Move Tool
 
Gambar 2.2 (Move Tool)
Shortcut (V atau Shift + V), Move Toolberfungsi untuk memindahkan posisi berupa objek teks maupun gambar, dengan mengakifkan move tool lalu pilih objek yang akan dipindahkan ke layer lain dengan cara di seret ke layer lainnya atau tempat yang diinginkan.

b.        Marquee Tool

Gambar 2.3 (Merquee Tool)
Shortcut (M atau Shift + M), Marquee Tool berguna untuk membuat seleksi, terdiri dari 4 macam, yaitu:
1)        Rectangular MarqueeTooldigunakan untuk membuat area seleksi berupa segi empat dengan pada image atau layer.
2)        Elliptical Marquee Tooluntuk membuat area seleksi berbentuk lingkaran.
3)        Singel Row Marquee Tooldigunakan untuk membuat area seleksi satu baris pada image dengan ukuran tinggi selection adalah 1 pixel.
4)        Single Column Marquee Tool digunakan untuk membuat area seleksi satu baris pada image dengan ukuran lebar selection adalah 1 pixel.



c.         Lasso Tool

 
Gambar 2.4 (Lasso Tool)
Shortcut (L atau Shift + L), LassoToolmempunyai 3 pilihan dalam grup lasso tool ini, yaitu :
1)        Lasso Tooldigunakan untuk membuat area seleksi secara bebas dengan gerakan mause, penggunaan tool ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal.
2)        Polygonal Lasso Tooldigunakan untuk membuat area seleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, tool ini membentuk seleksi melalu titik – titik poin , tool ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto.
3)        Magnetic Lasso Tool digunakna untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja tool ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik pengubung seleksi.

d.        Quick Selection & Magic Wand Tool

 
Gambar 2.5 (Quick Selection & Magic Wand Tool)
Shortcut (W atau Shift + W), Tool ini memiliki 2 pilihan yaitu:
1)        Quick selection toolberfungsi untuk membuat seleksi dengan cepat.
2)        Magic wand toolberfungsi untuk membuat seleksi pada daerah yang memiliki kesamaan warna namun dapat diatur toleransinya pada options bar.

e.         Croping & Slice tool

 
Gambar 2.6 (Croping & slict tool)
Shortcut (C atau Shift + C), Croping & Slice Tooldigunakan untuk memotong area tertentu dari gambar. Ada dua jenis cropping tool yang bisa digunakan yaitu:
1)        Crop tooluntuk memotong secara persegi dan sejajar, sedangkan perspektif crop tool bisa disesuaikan sudutnya, tidak mesti 90°.
2)        Slice toolberfungsi untuk mempotong gambar menjadi bagian – bagian kecil untuk disimpan sekaligus sesuai bagian yang kita buat. Slice tool ini memudahkan kita saat ingin memotong bagian – bagian tertentu pada gambar secara bersamaan. Slice tool terdiri dari dua jenis, yaitu slice tool dan slice select tool. Slice tool berfungsi untuk membuat potongan – potongan dambar sedangkan slice select tool berfungsi memilih potongan gambar jika kita masih ingin memindahnya.

f.         Eyedropper Tool


 
Gambar 2.7 (Eyedropper Tool)
Shortcut (I atau Shift + I), Eyedropper Tool pada Tool ini terbagi menjadi 4 bagian yaitu :
1)       Eyedropper toolberguna untuk mengabil sampe warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubar warna depan (foreground color) pada toolbox warna.
2)        Color Sampler Tool digunakan untuk berbagai sample warna pada image.
3)   Ruler toolberguna utnuk mengukur objek pada gambar dan menginformasikan berapa jarak atau panjang, sudut dankemiringannya, posisinya dalam koordinat, dsb.
4)   Note tooldigunakan untuk membuat catatan pada gambar. Catatan ini berguna sebagai pengingat.

g.        Brush & Patch tool

Gambar 2.8 (Brush & Patch Tool)
Shortcut (J atau Shift + J), Brush & Patch Tool kelompok berikutnya terdiri dari 4 jenis tool yaitu :
1)      Spot healing brus toolberfungsi untuk menghilangkan bagian bagian tertentu dan gambar dengan cara menyesuaikan warnanya dengan sekitarnya. Cara ini cocok digunakna untuk menghilangkan cacat dan gambar seperti jerawat atau goresan.
2)      Healing brush toolberfungsi untuk mengkloning/menduplikasi bagian tertentu sesuai gerakan mouse.
3)      Patch toolberfungsi untuk memperbaiki gambar dengan memanfaatkan pola yang terdapat pada foto tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menyeleksi kerusakan area kemudian menarik seleksi tersebuk diatas pola target untuk menutupi area kerusakan.
4)      Red eye tool digunakan untuk menghapus warna merah pada mata akibat refleksi cahaya.


h.        Brush & Pencil Tool


Gambar 2.9 (Brush & Pencil Tool)
Shortcut (B atau Shift + B), Brush & Pencil Tool kelompok berikutnya terdiri dari 3 jenis tool yaitu:
1)        Brush tool berfungsi untuk melukiskan foto atau gambar dengan goresan kuas berdasarkan warna depan (foreground color) yang telah dipilih.
2)        Pencil toolberfungsi untuk membuat goresan secara bebas seperti sebuah pensil. Pencil tool ini juga memiliki banyak bentuk dan ukuran.
3)        Color replacement toolberfungsi untuk mengecat gambar dengan dengan pola warna tertentu.

i.          Stamp Tool

 

Gambar 2.10 (Stamp Tool)
         Shortcut (S atau Shift + S),Stamp Tool terbagi menjadi 2 bagian tool yaitu:

1)        Clone stamp tool fungsinya untuk melukis sesuai objek yang ditentukan, fungsinya hampir sama dengan healing brush tool namun jika menggunakan stamp, hasil lukisan akan sama persis dengan objek yang ditarget tanpa ada penyesuaian dengan warna disekitarnya.

2)        Pattern stamp tooldigunakan untuk melukis dengan pola-pola tertentu.

 

j.          History Brush Tool

 

 

Gambar 2.11 (History Brush Tool)

Shortcut (Y atau Shift + Y) terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
1)        History brush toolini digunakan untuk mengembalikan gambar yang sudah di brush ke kondisi awalnya. Fungsinya hampir sama dengan tool untuk menghapus, tapi bukan dihapus menjadi warna background melainkan ke gambar aslinya sebelum di brush. 
2)        Art history brush fungsinya hampir sama dengan history brush tool namun dengan gaya artistik tertentu.

k.        Eraser Tool

 

 

Gambar 2.12 (Eraser Tool)

Shortcut (E atau Shift + E),Eraser Tool terbagi menjadi 3 bagian yaitu :

1)        Eraser toolberfungsi untuk menghapus objek/gambar dan mengembalikannya ke keadaan semula (background).

2)        Background eraser toolberfungsi untuk menghapus objek/gambar menjadi transparan. Magic eraser tool berfungsi untuk menghapus objek terntentu yang memiliki warna sama menjadi transparan dengan sekali klik.

3)        Magic Eraser tooldigunakan untuk menghapuskan area tertentu dari sebuah foto atau gambar yang memiliki warna yang serupa (satu warna solid) menjadi transparan dengan satu kali klik pada area warna tersebut. Bisa dimanfaatkan untuk menghapus background satu warna.

 

l.          Gradient & Paint bucket Tool

 

 

 

Gambar 2.13 (Gradient & Paint bucket Tool)

Gradient & Paint bucket tool,Shortcut (G atau Shift + G) terbagi menjadi 2 tool memiliki fungsi yaitu :

1)        Gradient Tool digunakan untuk memberikan warna pada gambar dengan pola gradasi tipe linier, reflected, angle, atau diamond.

2)        Paint bucket tool befungsi untuk mengisi/mengganti warna objek dengan warna foreground yang sudah ditentukan.

 

m.      Blur, Sharpen & Smudge Tool

 

 

Gambar 2.14 (Blur, Sharpen & Smudge Tool)

1)        Blur tooldigunakan untuk menghaluskan bagian tertentu pada sebuah gambar misalnya bagian tepi gambar atau bagian lain seperti wajah. Tools ini juga biasa gunakan untuk memperkecil/memperhalus bagian pixel yang agak besar.

2)        Sharpen tool berfungsi untuk mempertajam bagian tertentu pasa gambar.

3)        Smudge tool berfungsi untuk memberikan efek sentuhan jari pada cat yang masih basah.

 

n.        Dodge, Burn & Sponge tool

 

 

 

Gambar 2.15 (Dodge, Burn & sponge tool)

Dodge, Burn & Sponge tool, dengan Shortcut (O atau Shift + O) terbagi menjadi 3 tool memiliki fungsi yaitu :

1)        Dodge toolbefungsi untuk memberikan efek terang pada sebuah objek/gambar tertentu.

2)        Burn tool berfungsi untuk memberikan efek gelap pada sebuah objek/gambar tertentu.

3)        Sponge toolberfungsi untuk meningkatkan saturation pada objek/gambar tertentu.

 

o.        Pen & Point Tool

 

 

Gambar 2.16 (Pen & Point Tool)

1)        Shortcut ( P atau Shift + P)  Pen Toolberfungsi untuk membuat patch (titik-titik yang nantinya akan membentuk gambar dan  masih bisa dimodifikasi) sebagai alat gambar atau seleksi.  Jika ingin membuat objek menggunakan Pen Tool kita memulai dengan menentukan titik-titiknya terlebih dahulu.

2)        Shortcut ( P atau Shift + P)  Freeform Pen Tool kita bisa menggambar secara bebas seperti menggambar menggunakan pensil. Setelah selesai baru kita munculkan pathnya untuk dimodifikasi.

3)        Add Anchor Point Tool digunakan jika kita masih ingin menambahkan titik pada objek yang kita buat.

4)        Delete Anchor Point Tool  berfungsi untuk menghapus titik pada objek.

5)        Convert Poit Tool  untuk menyeleksi objek yang kita buat misalnya kita ingin memindahkannya.

 

p.        Type / Text Tool

 

 

 

Gambar 2.17 (Type atau Text Tool)

Gradient & Paint bucket tool,Shortcut (G atau Shift + G) terbagi menjadi 2 tool memiliki fungsi yaitu :

Type tool atau text tool ini berguna untuk membuat/memasukkan text atau tulisan ke dalam gambar.  Ada dua tipe yang dapat kita gunakan yaitu Horizontal type tool untuk menulis secara horizontal/mendatar atau Vertical type tool untuk menulis secara vertikal/tegak. Sedangkan Type Mask tool adalah untuk membuat seleksi berbentuk tulisan yang juga terdiri atas dua yaitu horizontal dan vertikal.

 

q.        Path & Direct Selection Tool 

 

Gambar 2.18(Path & Direct Selection Tool)

Path & Direct Selection Tool,Shortcut (A atau Shift + A).

Tool ini digunakan untuk memilih dan mengedit path yang dinginkan.

 

r.         Shape Tool

 

 

 

Gambar2.19(Shape Tool)

Shape Tool,Shortcut (U atau Shift + U) .

Shape tool ini digunakan untuk menggambar/menambahkan bentuk-bentuk tertentu seperti segi empat (rectangle), segi empat dengan sudut tumpul (rounded rectangle), lingkaran (ellips), segi enam (polygon), garis (line), atau bentuk bebas (custom).

 

s.         Hand & Rotate tool

 

 

Gambar 2.20(Hand & Rotate tool)

1)        Hand toolberguna untuk memindahkan /menggeser posisi gambar dalam kanvas. Shortcut (H atau Shift + H)

2)        Rotate tool digunakan untuk memutar jendela gambar secara keseluruhan.Shortcut (R atau Shift + R)

 

t.          Zoom tool

Gambar 2.21 (Zoom tool)

Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar. Shortcut (Z atau Shift + Z).

 

 

u.        Foreground &Background Tool

 

 

Gambar 2.22 (Foreground & background Tool)

Ini untuk menentukan warna depan (foreground) dan warna latar belakang (background). Fungsi dari anak panah di bagian atasnya untuk menukarkan warna pada background dan foreground. Sedangkan kotak digabian bawahnya untuk mengembalikan warna ke set awal yaitu hitam dan putih.

 

v.        Editing mode

Gambar 2.23 (Editing mode)

Ini adalah tombol untuk menentukan mode untuk mengedit, ada dua mode disini yaitu Stadard mode dan Quick maskmode.

3.        Kelebihan Adobe Photoshop
Beberapa kelebihan dari photoshop :
a.         Membuat tulisan dengan effect tertentu. Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya. Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
1)        PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
2)        PSB'adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
3)        PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.
b.        Membuat tekstur dan material yang beragam. Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya
c.         Mengedit foto dan gambar yang sudah ada. Ada desaingrafisvector and vexel.Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya.
d.        Memproses materi Web. Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
4.        Kelemahan Adobe Photoshop
Kelemahan Adobe Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya versi Photoshopsekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.

0 komentar:

Posting Komentar